Foto Timur Pane dan Warga Sumber: FB Amane dodonk
Foto Timur Pane (2) dan Warga Sumber: FB Amane dodonk

Banyak para pahlawan kemerdekaan yang yang tak tercatat dalam sejarah. Nama mereka tertutup kebesaran para tokoh kemerdekaan yang tampil di muka sejarah secara langsung. Dan, salah satu sosok yang dimaksud ada di tengah-tengah masyarakat Sumatera Utara bernama Timur Pane. Apalagi, film Naga Bonar dengan sutradara Asrul Sani, tahun 1987, membuat sosok ini semakin dikenal masyarakat Sumut, bahkan Indonesia.

Nama Timur Pane disebut-sebut dalam buku sejarah soal revolusi di Sumatera Utara. Muhammad Radjab, dalam bukunya Tjatatan di Sumatera (1949), mengaku pernah bertemu langsung dengan Timur Pane. “Badannya pendek kecil, mukanya separuh bagian bawah kebiru-biruan, matanya jaga dan liar," tulis Radjab dalam buku, seperti dikutip dalam buku Sumatera Tempo Doeloe (2015:388-389). Timur Pane termasuk tokoh yang ditakuti di Sumatera Utara bagian timur. Ia mengaku sudah banyak “menyembelih" orang di front pertempuran.
Timur Pane Sumber: FB Neta S Pane
Masa lalu Timur Pane pun mirip Naga Bonar. Sebelum revolusi, mereka berdua mencopet. “Ia sendiri mengaku, bahwa dulu ia seorang pedagang jengkol, lada, dan sayur-sayuran di Pasar Medan, dan juga jadi bajingan dan pencopet," demikian ditulis Radjab.
Sumber: History
Selain itu, Timur Pane juga mendaku sebagai anggota partai Pendidikan Nasional Indonesia yang dikenal sebagai PNI-Hatta. Dia terkait juga dengan Partai Nasional Indonesia (PNI). Tak heran jika di masa revolusi dia menjadi bagian dari Nasional Pelopor Indonesia (Napindo). Sejak zaman Pertempuran Medan Area, menurut Jenderal Maraden Panggabean dalam Berjuang dan Mengabdi (1992:93), Timur Pane memimpin pasukan Napindo Naga Terbang. “Walaupun membawakan nama Napindo, tidak selalu patuh kepada pimpinan Napindo," kata Maraden Panggabean. 
Sumber: Tirto
Kisah Naga Bonar yang dikisahkan Asrul Sani (sutadara film Naga Bonar) boleh saja fiktif, tetapi di masa mudanya Asrul Sani semestinya tahu seseorang bernama Timur Pane. Nama ini bisa dibilang Naga Bonar dalam kenyataan. Seperti halnya Naga Bonar, ia mengangkat diri sebagai jenderal mayor.-

Sosok Naga Bonar inilah yang menurut Asrul Sani diadaptasi dari kisah hidup Timur Pane yang dicatat dalam sejarah sebagai seorang bandit sekaligus seorang pejuang kemerdekaan.
📸 : (FB) Neta S Pane & Amane Dodonk
Deskripsi : Tirto


Referensi: pspjurnal                         Editor: Relasiparadigmacom

10 Comments

  1. wuahhh marga nya pane ya bang. brrti org mandailing itu ya bang. keren ih. baru tau saya.

    ReplyDelete
  2. Halak kita ya bang.. hehehe.
    Jadi keluarga penerus timur pane sekarang domisili di mana bang? Ada gak ya sedikit aja perhatian dari pemerintah ke keluarga eks pejuang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sedikit yang saya tau kak katanya di Pematang Siantar

      Delete
  3. baru tau sejarah marga pane ini..bagus banget infonya biar tau sejarah.

    ReplyDelete
  4. Baca artikel Bang Edo ini jadi tau ttg Timur Pane yg karakternya dkt sm Naga Bonar ya, tfs yaa Bg

    ReplyDelete
  5. oh nama aslinya itu Timur Pane? ya ampun kirain naga bonar beneran :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. adaptasi loh elsa. Jadi naga bonar itu memang nama peran saja. oh ya makasi bang pane sudah dapat ilmu baru tentang sejarah.

      Delete
  6. Coba aja masih ada si timur pane ni di jaman now..yakin deh guek PEMPROV bakal di demo tiap ari kalau ada dikota medan ni pembangunan yg gak bener alurnya. Sesjujurnya kita masih butuh banyak jiwa2 seperti timur pane nj dimedab tp demj membela medan hahab selama ni kbanyakan manusia bermental timur pane buat malak2 tukang jualan di citraland atau di pinggir jalan.

    ReplyDelete
  7. “Badannya pendek kecil, mukanya separuh bagian bawah kebiru-biruan, matanya jaga dan liar,"

    Maaf, bang. Mukanya di cat ya? Atau mungkin emang biru?

    Dari photonya kelihatan gagah dan ganteng ya... Ormagnya juga kelihatan cerdas.

    ReplyDelete