Breaking News

Aksi Bela Bendera Tauhid Tetap Digelar di Padangsidimpuan Meski Diguyur Hujan Sekalipun

Aliansi Ummat Islam Tabagsel Kota Padangsidimpuan Sumber: (Edorivalda Pane)

Padangsidimpuan, 2018 - Aliansi Ummat Islam Tabagsel melakukan aksi bela kalimat tauhid. Pantauan, selain mengibarkan bendera, massa pun melakukan pawai mulai dari Mesjid Al-Abror menuju alun-alun Halaman Bolak, Kota Padangsidimpuan.

Sesampai di alun-alun Halaman Bolak, dalam orasinya Ustad Sarifuddin menyebutkan bahwa bendera yang bertuliskan kalimat tauhid baik berwana hitam (Ar Rayah) maupun putih (Al Liwa) seperti yang dibawa Aliansi Umat Islam Tabagsel adalah Bendera Rasulullah.
  • "Bendera yang kita bawa ini bendera siapa, Tanya Ustadz Sarifuddin.
  • "Bendera Rasullah, "jawab massa.
  • "Kalau bendera Rasulullah itu bendera siapa, "tanya Ustadz Sarifuddin dengan tegas.
  • "Bendera ummat islam, "jawab massa dengan tegas.
Dihadapan massa, Ustadz Saifuddin mengatakan bahwa ada salah satu ormas yang menyebutkan, bahwa bendera warna hitam itu dan bendera warna putih bertuliskan kalimat tauhid adalah bendera HTI (Hizbuh Tahrir Indonesia).
Menurutnya pandangan salah satu ormas tersebut adalah SALAH!!!

Dari keterangan Mendagri 22 Juli 2017 disebutkan disitu, bahwa bendera HTI ada lambang atau bendera yang bertuliskan HTI. Itu yang bendera HTI. Adakah bendera HTI yang kita pegang hari ini, "tegasnya. Dijawab massa dengan ''TIDAK!!!
"Jadi kalau mereka katakan bendera seperti yang kita bawa ini bendera HTI, mereka telah melakukan dusta dan fitnah yang keji, "ucap Ustadz Sarifuddin sambil meneriakkan Takbir.

Pawai mengibarkan bendera tauhid mulai dari Mesjid Al-Abror menuju alun-alun Halaman Bolak, Kota Padangsidimpuan (Sumber: Edorivalda Pane)

Ummat Islam dari berbagai elemen organisasi islam berkumpul di Halaman Bolak Kota Padangsidimpuan (Sumber: Edorivalda Pane)
Usai menyampaikan orasi, pembacaan pernyataan sikap yang dibacakan oleh Romi Iskandar Rambe dan diakhiri doa oleh Ustadz Tuan Naborkat.

Dari pantauan, walaupun turun hujan tapi para massa tidak satupun yang bergeser mendengarkan orasi-orasi dari para orator. Sebelum membubarkan aksi. Aliansi Ummat Islam Tabgsel menyerahkan pernyataan sikap mereka terkait insiden pada Hari Santri tanggal 22 Oktober 2018 yang lalu pada Kapolres Padangsidimpuan Kota AKBP Hilman Wijaya yang mengawal aksi tersebut.
left-sidebar
Pembacaan pernyataan sikap yang dibacakan oleh Romi Iskandar Rambe didengarkan langsung oleh Kapolres Kota Padangsidimpuan (Sumber:Edorivalda Pane)

Tidak ada komentar